Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjung Sari


Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjungsari Adalah salah satu fasilitas pengamatan dirgantara dari 6 (enam) SPD yang dikelola oleh Deputi Bidang Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan LAPAN. Dirintis sejak tahun 1975 melakukan pengamatan aktivitas matahari secara radio yang bekerja pada frekuensi 200 Mhz. Pembangunan fisik stasiun dimulai pada tahun 1977 dan peresmiannya oleh Ketua LAPAN pada tanggal 13 Maret 1980 sebagai Stasiun Pengamat Matahari. Kemudian pada tahun 1989 berganti nama menjadi Stasiun Pengamat Matahari dan Ionosfer, dan sejalan dengan perkembangan misi yang diembannya menjadi Stasiun Pengamat Dirgantara (SPD) Tanjungsari pada April 2001.

Fungsi

Melaksanakan pengamatan, perekaman, pengolahan, dan pelaporan data parameter matahari, ionosfer, magnet bumi, dan meteo permukaan, serta melaksanakan pemeliharaan peralatan.

Sumber Daya Manusia

SPD Tanjungsari dikelola oleh 1 Peneliti, 6 Teknisi Litkayasa, 1 Auditor, 4 Satpam, 2 Honorer.

Syndicate content